Archive for December, 2007

Saat Yang Ku tunggu dan Ku Ingat

Tuesday, December 18th, 2007

Saat

Saat aku tahu aku
jatuh cinta. Aku akui aku punya seonggok hati.

Saat pikiranku
tersesat di rimbanya, waktu-waktu bersama dia. Ku belah batok kepalaku, kulihat
ada segumpal otak disana.

Saat langkahku
gontai dihantam ribuan kotoran jaman, dan dia ada disisi memunguti serpihan itu
dan menyulamnya kembali. Ku cabik kelopak mataku. Lalu ketemui kasih sayang
yang terbijak dibalik butanya mataku. 

Saat diri bersimbah
nista, berbasuh duka, merintihi kodrat yang ditinggal pergi keyakinan. Ku jebol
niatku, rubuh. Dan ada dia yang menggandeng tanganku. Menepi mencari jalan
sendiri. Menuntunku menemui keagungan-Nya. Dibalik durjanya busuk dan dekilnya
doa-doaku.

Dia dan hanya
dia, wanitaku, sekecil pendar cahaya lilin di gelapnya separuh perjalan
hidupku.

 

Yang Ku tunggu 

Waktu untuk
membuatmu bahagia
Bahagia untuk
memberimu cinta


Ku ingat

Apa yang kamu
takutkan?
Apa yang meludahi
kamu?
Apa yang memberi
luka?
Apa yang
mereka-reka ketulusanmu?
Apa yang
mengakhiri secuil kebahagiaanmu?
Apa yang lupa
mengingat namamu?
Apa yang mengiris
dan mencincang hatimu?
Apa yang
memperkosa kebaikkanmu?
Apa yang
menerkammu dan mencabik keikhlasamu?
Apa yang…

Karena mereka
adalah “Apa” manisku bukan “Siapa?” Mereka benda manisku bukan segumpal daging
dengan nyawa dan darah manusia yang mengalirinya. Dan suatu saat ada dendam
yang harus terus dibalaskan. Entah bagaimana caranya. Entah bagaimana
bentuknya. Hanya untuk mereka “Apa”

senoaji